Monday, August 3, 2009

LimeWire (2)

Menyambung postingan tukang komen kemaren tentang sebuah aplikasi file sharing, yang dapat kita gunakan untuk mendownload file-file yang kita inginkan (Mp3 dsb). Ternyata dari beberapa komentar yang masuk menanyakan bahwa amankah lime wire digunakan dalam komputer pribadi kita? Apakah file-file pribadi kita aman, alias tidak ikut tershare pada para pengguna Lime Wire yang lain?
Berikut penjelasan dari sumber yang dapat dipercaya ini dijelaskan bahwa:

  • Shared Folders: Anda dapat mengatur folder atau file-file mana yang akan dishare dengan pengguna Gnutella Network yang lain. Jika anda tidak yakin tentang folder mana yang akan dishare, masuk ke Tab Library dan klik pada Shared Files folders disebelah kiri. Jika anda melihat folder atau file yang tidak ingin anda share, anda dapat menekan tombol delete untuk menyingkirkannya.
  • Pornografi - Masuk pada Filter menu dan pilih Configure Content Filters. Klik tombol keywords dan cek pada kotak yang menyatakan "Ignore Adult Content". Ini berarti mengaktifkan LimeWire Family Filter yang akan menolak dan menyingkirkan file-file yang berisi "Adult Content".
  • Spyware dan Virus - LimeWire dengan bangga menyatakan bahwa software ini adalah bebas spyware, ini berarti bahwa perusahaan tidak menyertakan sofware advertising/iklan pihak ketiga dengan produk ini. Meskipun demikian, LimeWire memperingatkan pada saat akan mendownload file-file dengan extensi .exe, .vbs, .lnk, .bat, .sys atau .com karena bisa saja file tersebut berisikan virus atau spyware. Dalam filter content, anda dapat menandai kotak untuk menyingkirkan file0file tersebut dalam hasil pencarian.
  • Shutdown dan Startup - Peringatan FTC menyarankan untuk mematikan file-Sharing pada saat anda tidak menggunakannya. Pada menu tools dibawah option (atau pada Mac, LimeWire menu pada preferences), anda dapat mengklik pada system tray untuk memilih kondisi default shutdown. LimeWire juga dapat men_shutdown langsung atau menunggu sampai semua download aktif selesai. Pada menu yang sama dibawah tab Advance ada sebuah section untuk System Startup. Disini anda dapat memutuskan yang mana yang anda inginkan, LImeWire Launch otomatis pada saat menghidupkan komputer atau tidak.
Demikian penjelasan dari sumber tadi, untuk lebih jelasnya silahkan mengunjungi linknya.

Sekalian saja yah, pameran award disini...

Dari Andi Gokil si tukang parkir:


Dan Dari Cak semut:

Thanks brooo atas awardnya yang, unik...

Sunday, August 2, 2009

Free Image HostingLw

Apakah ada yang sudah tahu maksud judul diatas?
Lime Wire? apakah itu...
Jeruk nipis kah?

Emang sih simbolnya jeruk nipis.....
Tapi fungsinya lain.... sama sekali lain...
Lime Wire, adalah sebuah aplikasi pendownload file-file baik musik, film, gambar atau file apapun.

Aplikasi ini berbasiskan Peer to Peer, sehingga tidak mempunyai jaringan server induk, namun setiap komputer yang terinstall aplikasi ini, dan aplikasi sedang dijalankan, secara otomatis akan menjadi salah satu node dalam jaringan Peer to Peer ini.

Cara menggunakannya pun sangat mudah, launch aplikasi ini dan setelah connect dengan jaringan internet maka ketikkan keyword anda pada address barnya, bisa judul lagu atau nama artisnya, alu tekan enter, maka aplikasi akan segera search file yang anda inginkan, jika file tersebut ada dalam jaringan Peer to Peer, maka aplikasi akan segera mengeluarkan sebuah list dari hasil pencarian tersebut, anda tinggal pilih file mana yang anda sukai lalu download, mudah kan. Aplikasinyapun ada yang gratis dan ada yang versi premium alias berbayar, aplikasi bisa dicari disini

dan ini adalah screenshot pada saat aplikasi sedang dijalankan:




Kurang jelas yah gambarnya.. masuk aja di situsnya lewat sini

Saturday, August 1, 2009

RBT
(Rada Bikin Tekor)


pagi ini seorang bapak-bapak datang ke konter untuk membeli pulsa dengan uring-uringan.
"Mas, kan tadi malam aku ngisi pulsa ya disini 10 ribu?" tanya bapak itu
"Ho'o... trus kenapa pak... belum masuk pulsanya?" jawabku dengan sedikit kuatir.
"Masuk mas, bahkan cepet banget masuknya tadi malam" sahutnya
"Lha trus apa masalahnya...?" tanyaku
"Pagi ini aku mau nelpon, kok ada peringatan 'pulsa anda tidak cukup untuk melakukan panggilan ini', setelah aku cek.. ternyata pulsa tinggal dua ribu" sahut dia
" kok bisa?" tanyaku
"Ya bisa mas nyatanya seperti itu, padahal aku gak nelpon blas lho tadi malam" cerocosnya sambil bersungut-sungut.
"Tolong mas diperiksain HP ku kenapa?"
"Coba sini pak.... hmm,bapak ikutan kuis sms yah?"tanyaku kemudian
"Enggak kok mas"
"lha terus kenapa yah..... hmm......"
lalu aku coba telpon ke nomor orang itu, dan sebuah lagu RBT terdengar.... "lha ini penyakitnya..."
"Pak.. ternyata pulsa bapak itu habis untuk bayar RBT, bapak pake RBT toh?" tanyaku
"Hah... RBT.. apaan tuh mas....." bapak tadi kebingungan mendengar penjelasanku
"Ini lho pak RBT itu... coba dengarin" jawabku sambil menyodorkan hpku kepada bapak itu untuk didengarkan pada sat aku panggil nomornya.
"Wah... ini pasti kerjaan si Tony, anakku" jawab bapak itu sambil geleng-geleng kepala

Keluhan seperti diatas bukan cuman sekali aku dapatkan dari para konsumenku, tapi sudah berkali-kali, rata-rata bapak-baoak yang punya anak remaja dan tidak tau menahu sioal HP (tahunya cuman telpon dan SMS) apalagi RBT.

Fenomena yang terjadi sekarang ini adalah sebagian orang rela membayar untuk sesuatu yang sebetulnya tidak dia nikmati sendiri, apakah anda bisa mendengarkan RBT yang anda pasang di HP anda sendiri? tentu yang bisa mendengarnya adalah orang yang telpon ke nomor anda bukan? he..he.. bukannya sirik atau sok idealis... tapi cuman Sekedar Komentar kok... namanya juga Tukang Komen

Gambar diambil dari : Media Indonesia