Sebenarnya aku sih bukan penggemar sinetron, termasuk salah seorang yang anti malah. Namun akhir-akhir ini ada sesuatu yang mengusik hati ini di dalam sinetron-sinetron tersebut, bukan karena jalan ceritanya yang menarik ataupun adegannya yang syur, ataupun para pemain wanitanya yang HOT.
Namun perhatianku lebih tertuju pada nama para tokoh didalamnya, sepertinya dunia sinetron saat ini sedang dilanda sebuah fenomena dimana para sutradara sedang malas untuk mencari nama para tokoh sinetronnya.
Gak percaya, coba perhatikan beberapa sinetron yg tayang akhir-akhir ini, dalam sebuah sinetron yang gak tahu entah apa judulnya, Dude Herlino tetap saja dipanggil Dude, lalu di sinetron lain Nabila Syakieb juga tetap dipanggil nabila dan juga Raya Kohandi juga tetap dipanggil Raya... nah lo ternyata sudah jenuh juga para sutradara mencari nama-nama buat tokohnya (tapi gak jenuh terima duitnya).
Halah... kok jadi posting hal seperti ini sih... yo wes benlah...... buat intermeso ngeluarin uneg-uneg yang ada dalam hati.....
Komentar tentang Bisnis, SEO, Advertising, Kontes SEO, Template, Download, pokoknya semua diborong.. kalau ada yang ketinggalan nanti ditambahkan, juga kadang mengkomentari tentang kehidupan yang semakin berat ini.
Monday, November 9, 2009
Saturday, November 7, 2009
Google sedang bermurah hati
Beberapa hari lalu baca sebuah posting di blognya mbak Fanny yang mengatakan kalau Page Rank beliau sekarang telah menjadi 4, selamat mbak...... bisa dimonetize abis tuh blog.. he..he.. mulai berpikir matre nih. Setelah cek sana-cek sini ternyata banyak juga blog teman-teman yang naik kelas.
Dua hari lalu betapa terkejut diriku saat pertama kali buka blog ini dipagi hari, lho ternyata sudah naik kelas toh, jadi kelas 3 sekarang waaah..... akhirnya dapet juga nih balok tiga setelah sekian lama ngeblog. Namun betapa kagetnya diriku ketika menengok anak-anak blog aku yg lain si Tukang Lapar sudah naik kelas juga jadi kelas 2 sekarang, sedangkan blog yg lainnya yang sok ilmiah dan membahas mengenai hal yang tidak dimiliki kaum pria, sudah bukan anak TK lagi alias sudah masuk SD kelas 1. Padahal akhir-akhir ini Tukang Komen baru malas untuk ngotak-atik blog, hanya sesekali aja posting dan blog walking, jadi mohon maaf bagi teman-teman yang belum sempat aku kunjungi balik blognya.
Namun dengan kemurahan hati dari Oom Google, sedikit menyentuh hati ini untuk kembali bersemangat dalam ngeblog dan mencari hal-hal yang berguna untuk dibagikan kepada teman-teman sesama blogger, ok semoga semangat tetap terjaga.
Dua hari lalu betapa terkejut diriku saat pertama kali buka blog ini dipagi hari, lho ternyata sudah naik kelas toh, jadi kelas 3 sekarang waaah..... akhirnya dapet juga nih balok tiga setelah sekian lama ngeblog. Namun betapa kagetnya diriku ketika menengok anak-anak blog aku yg lain si Tukang Lapar sudah naik kelas juga jadi kelas 2 sekarang, sedangkan blog yg lainnya yang sok ilmiah dan membahas mengenai hal yang tidak dimiliki kaum pria, sudah bukan anak TK lagi alias sudah masuk SD kelas 1. Padahal akhir-akhir ini Tukang Komen baru malas untuk ngotak-atik blog, hanya sesekali aja posting dan blog walking, jadi mohon maaf bagi teman-teman yang belum sempat aku kunjungi balik blognya.
Namun dengan kemurahan hati dari Oom Google, sedikit menyentuh hati ini untuk kembali bersemangat dalam ngeblog dan mencari hal-hal yang berguna untuk dibagikan kepada teman-teman sesama blogger, ok semoga semangat tetap terjaga.
Tuesday, November 3, 2009
Kata "Lol" dalam bahasa dunia maya
Beberapa waktu lalu, aku melakukan sebuah survey sederhana melalui Facebook mengenai kata "Lol" yang sering sekali aku temukan pada komentar-komentar status ataupun pada saat chatting. Karena ada sesuatu yang sesunguhnya mengusik hati ini mengenai penggunaan kata "Lol" dan artinya yang sesungguhnya.
Dari hasil yang kudapatkan melalui survey dengan menanyakan secara langsung melalui chatting, adalah 40% mengerti/tahu arti dari kata "Lol" dan 60% sama sekali tidak tahu arti kata "Lol" dan lucunya dari 60% teman yang tidak tahu arti kata "Lol" tersebut yang aku lihat paling sering menggunakan kata "Lol" tersebut. Itu berarti bahwa kebanyakan orang menggunakan bahasa-bahasa Slang seperti itu asal menggunakan dan asal keren.
Lalu apa arti sesungguhnya "Lol" itu? mari kita simak petikan berikut :
"LOL, an abbreviation for laughing out loud[1][2] or laugh out loud,[3] is a common element of Internet slang. It was used historically on Usenet but is now widespread in other forms of computer-mediated communication, and even face-to-face communication"
*dicuplik dari : http://en.wikipedia.org/wiki/LOL
Dari arti yang sesungguhnya adalah "Laughing out Loud" atau bahasa Indonesianya Tertawa Lebar/tertawa Ngakak. Dan dalam beberapa penerapan chatting yang pernah aku alami, penggunaannya tidak sesuai dengan topik pembicaraan.
Dari hasil yang kudapatkan melalui survey dengan menanyakan secara langsung melalui chatting, adalah 40% mengerti/tahu arti dari kata "Lol" dan 60% sama sekali tidak tahu arti kata "Lol" dan lucunya dari 60% teman yang tidak tahu arti kata "Lol" tersebut yang aku lihat paling sering menggunakan kata "Lol" tersebut. Itu berarti bahwa kebanyakan orang menggunakan bahasa-bahasa Slang seperti itu asal menggunakan dan asal keren.
Lalu apa arti sesungguhnya "Lol" itu? mari kita simak petikan berikut :
"LOL, an abbreviation for laughing out loud[1][2] or laugh out loud,[3] is a common element of Internet slang. It was used historically on Usenet but is now widespread in other forms of computer-mediated communication, and even face-to-face communication"
*dicuplik dari : http://en.wikipedia.org/wiki/LOL
Dari arti yang sesungguhnya adalah "Laughing out Loud" atau bahasa Indonesianya Tertawa Lebar/tertawa Ngakak. Dan dalam beberapa penerapan chatting yang pernah aku alami, penggunaannya tidak sesuai dengan topik pembicaraan.
Subscribe to:
Posts (Atom)